Menteri Urusan Uni Eropa dan Perdagangan Luar Negeri Finlandia, Alexander Stubb, mengungkapkan tiga cara yang harus diambil Uni Eropa dalam mengatasi krisis. Salah satunya adalah mulai memperhitungkan Asia sebagai salah satu pasar yang berkembang pesat.
Langkah pertama yang harus dilakukan Uni Eropa, kata Stubb, adalah mengatasi krisis itu sendiri. Menurutnya, krisis ekonomi yang terjadi di Eropa tidaklah sebesar yang diberitakan. Dia mengatakan, ada tiga golongan yang histeris dan membuat krisis seolah-olah membuat bumi Eropa kiamat.
"Pertama adalah politisi, kedua bankir, dan ketiga adalah media. Kami (pemerintah) yang menjadi korbannya. Selain itu, ketakutan mereka akhirnya berdampak secara riil pada perekonomian Eropa," kata Stubb dalam kuliah umumnya di Jakarta, Rabu 25 Januari 2012.
Stubb mengibaratkan politisi itu ibarat otak, yaitu dalang pembuat regulasi. Sementara bankir adalah darah yang menjalankan regulasi tersebut. Namun ada aspek ketiga yaitu ekonomi, yang diibaratkannya sebagai otot. "Jika otak dan darah histeris, maka otot menjadi lumpuh," katanya.
Dia mengatakan, krisis di berbagai negara di Eropa tidak akan membuat benua tersebut hancur. Salah satu negara yang paling parah tertimpa krisis adalah Yunani. Menurut Stubb, Yunani hanya menyumbang dua persen dari nilai euro di Eropa. Jadi, dengan kehancuran Yunani, tidak berarti Eropa jatuh.
Yang harus dilakukan saat ini, menurutnya, adalah bersikap realistis dalam menghadapi krisis. Salah satunya adalah menyatukan kepala para pemimpin Eropa dan Uni Eropa.
Langkah kedua yang harus dilakukan Eropa adalah menerapkan regulasi yang ketat dalam bidang keuangan. Menurutnya, saat ini uni Eropa tidak memiliki peraturan keuangan yang mengikat para anggotanya.
Peraturan Uni Eropa yang saat ini telah ada, ujarnya, selalu dapat dipatahkan jika masuk ke ranah nasional negara anggotanya. Salah satunya yang membendung peraturan Uni Eropa adalah para politisi lokal.
"Kami memang memiliki sistem moneter tapi tidak untuk ekonomi. Uni Eropa saat ini tidak memiliki peraturan yang berada di atas peraturan nasional," jelas Stubb.
Langkah ketiga, lanjutnya, adalah meningkatkan pertumbuhan perekonomian Eropa. Dia mengatakan bahwa tatanan dunia saat ini telah berubah. Perekonomian saat ini mulai dipegang oleh negara-negara Asia, di antaranya China dan Indonesia.
Stubb yang mengaku sebagai pendukung kapitalis pasar bebas sejati, mengetengahkan tiga langkah untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Eropa.
Pertama adalah memaksa ekonomi Eropa masuk ke dalam pasar internasional, salah satunya Asia sebagai the new emerging market. Kedua, meneruskan perdagangan bebas, dan ketiga menyelesaikan pendanaan publik.
"Eropa harus mengendalikan utangnya dan Eropa harus melihat masa depan mereka di Asia. Ini soal bergabung dengan pasar yang tengah berkembang. Uni Eropa memang mengerti soal globalisasi, tapi ekonomi global dikalahkan oleh politik lokal," lanjut Stubb, merujuk pada posisi Uni Eropa yang ditentukan oleh para politisi di dalamnya yang cenderung tidak satu suara dalam mengatasi krisis.
Alexander Stubb
Written By Admin on Rabu, 25 Januari 2012 | 19:57
Commuter Line
Written By Admin on Selasa, 17 Januari 2012 | 20:20
Setelah commuter line diberlakukan, PT Kereta Api berencana menghapuskan kereta kelas ekonomi. Semua kereta ekonomi akan ditarik dari stasiun dan tempat parkir mereka lalu dijual. "Setelah semua kereta ekonomi ditarik, kami akan menjualnya sebagai besi tua ke Cilegon,” ujar Kepala Daerah Operasi (Ka Daop) I PT Kereta Api Purnomo Radiq, di Jakarta, Rabu 18 Januari 2012.
Hingga saat ini, kata Purnomo, 12 hingga 13 KRL ekonomi yang masih beroperasi. “Umurnya lebih dari 40 tahun,” kata dia. Selama ini, jelasnya, perusahaan selalu membeli kereta bekas. Sejumlah kereta bekas itu dibeli karena pertimbangan harga. Kereta bekas harganya hanya sepuluh persen dari kereta yang baru. Usia operasional kereta bekas berkisar antara 15 hingga 20 tahun. Sedangkan kereta baru mampu bertahan sampai 30 tahun. Itu sebabnya perusahaan membeli kereta baru.
Namun, kata Purnomo, jika mendatangkan kereta baru, tarif tiket harus dinaikkan empat kali lipat. Sedangkan kereta ekonomi yang diproduksi baru-baru ini semuanya telah dilengkapi dengan pendingin. Sudah tidak ada juga kereta ekonomi baru tanpa AC,” ucapnya. Dia berpendapat masih ada golongan masyarakat yang tidak mampu membeli tiket jika PT KA mendatangkan kereta baru. Tapi kereta yang usianya sudah melebihi 40 tahun dinilai menjadi masalah.
Dan jika kereta tua itu mengalami gangguan, maka imbasnya akan dirasakan oleh para penumpang kereta lain di belakangnya. Pada April mendatang, PT KA mulai menarik satu kereta ekonomi. Pada 2013, operasional kereta ekonomi dihapuskan seluruhnya. “Yang sangat jelek kami ambil, diganti dengan yang AC,” ujarnya.
Harga tiket juga nantinya akan diturunkan. Yang semula Rp7.000 menjadi Rp.6.500. Purnomo meyakini kebijakan penurunan harga tiket hanya bisa dijumpai di Indonesia. Menurutnya tidak ada negara lain yang menerapkan kebijakan serupa. Jika nantinya jumlah kereta commuter line semakin banyak, Purnomo mengatakan ada kemungkinan harga tiket turun lagi menjadi Rp6.000.
Asian Beach Games III di Haiyang
Written By Admin on Jumat, 13 Januari 2012 | 21:48
Indonesia akan menurunkan atlet terbaiknya untuk bertanding di cabang olahraga kabaddi pada Asian Beach Games III di Haiyang, China, Juni 2012. Kabaddi adalah olahraga yang populer di India dan Pakistan. Olahraga ini mirip permainan anak-anak gobak sodor.
Sekjen PB Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (Foksi) Ida Bagus Antara, Jumat (13/1/2012) mengutarakan, tim inti cabang olahraga kabaddi di Asian Beach Games III terdiri enam atlet putra dan enam atlet putri. Saat ini ada 12 atlet putra dan 12 atlet putri yang terus berlatih di Denpasar, Bali supaya bisa masuk tim inti.
Menurut Antara, tim putri ditargetkan merebut perak, dan tim putra ditargetkan meraih perunggu. Pada Asian Beach Games 2008 dan 2010 tim putri berhasil meraih perunggu. Tim putra belum pern ah meraih medali.
Arifin HP Dara
Written By Admin on Senin, 26 Desember 2011 | 19:50
Ketua Badan Amir Zakat (BAZ) Mamuju Arifin HP Dara mendesak kreditur dana usaha kecil menengah (UKM) segera mengembalikan dana pinjamannya. Mereka diduga bersedia membayar utangnya,karena tak rutin melakukan pembayaran. ”Jumlah peminjam dana UKM yang tidak melakukan pembayaran rutin sebanyak 80 orang. Dana pinjaman rata-rata Rp5 juta per orang. Sehingga total dana yang tidak dapat diputar sebanyak Rp400 juta. Kami sudah melayangkan surat hingga langsung mendatangi rumahnya.Tapi hanya dijanji saja,”ungkapnya kemarin.
Dalam surat perjanjian, lanjut Arifin, para peminjam itu sudah menyatakan siap mengembalikan dana secara rutin per bulan. Namun hingga akhir 2011,90% peminjam tidak menjalankan kewajibannya. Diakui, BAZ Mamuju tidak mensyaratkan jaminan para peminjam. Menurut Arifin, itu sebagai bentuk kepercayaan BAZ Mamuju pada masyarakat. Namun belajar dari kondisi ini, jaminan itu akan diberlakukan mulai 2012.